Aku tak mau seperti ombak. Ombak memang bisa bersatu dan utuh kembali setelah menghantam batu karang sekeras apapun karna memiliki pendirian yang kuat. Tapi, sebesar apapun usahanya, kenyataannya ombak tak mampu juga menggapai daratan. Dan meskipun dia bisa menggapai daratan, dia akan dianggap petaka dan musibah, karna kedatangannya bisa merusak sekitarnya.
Sunday, July 21, 2013
Terbang ke Langit (Angkasa)

Kata siapa kita tidak pernah ke angkasa? sekarang kita sedang berdiri di atas bumi dan bersama bumi kita melayang di angkasa, dan bersama bumi kita berada di langit sekarang. kita tidak pernah sadar karna kita hanya melihat dari satu sudut pandang yang sempit.
Kaca-Kaca Berdebu
Wanita ibarat kaca-kaca berdebu. hati wanita itu seperti kaca berdebu. Kaca yang kotor penuh dengan debu, jika terlalu keras membersihkannya maka ia akan mudah retak dan pecah. jika terlalu lembut membersihkannya, maka akan mudah keruh, ternoda dan kotor. Itulah wanita, saat dia membuat kesalahan, jika dia ditegur dengan kasar dan keras, maka hatinya akan terluka. tapi jika dia tidak ditegur, maka dia tidak akan tahu dan akan selalu salah, maka tegurlah wanita dengan lembut dan sabar, agar hatinya luluh.
Wadah Kaca
Kita
memang bisa menyimpan tanah dalam wadah. kita bisa menyimpan air dalam
stoples. kita bisa menyimpan udara dalam kantong plastik. tapi kita
tidak bisa menyimpan api di dalam apapun..
Coretan diatas Koran
Aku bisa diibaratkan seperti saat kita
menulis di sebuah koran. kalau kita menulis menggunakan tinta hitam,
kita tidak akan bisa membacanya karena tersamarkan oleh tulisan di
kertas koran. tapi ketika kita menggunakan tinta merah untuk
menulisanya, memang tulisan kita bisa terlihat, tapi akan terlihat
menonjol dan berbeda. ya seperti aku, kalau aku bersikap sewajarnya, aku
dianggap biasa saja sama seperti lainnya, bahkan aku jadi tak dianggap
ada. tapi saat aku menjadi berbeda dari yang lainnya. aku malah dianggap
orang yang aneh.
Subscribe to:
Posts (Atom)

