Tuesday, March 12, 2013

Cermin

Cermin.
Orang bilang. Itu tempat diri kita untuk berkaca, tempat untuk melihat dirikita. Tapi itu bukan kita! Yg kau lihat di cermin itu bukan kau! Yg ku lihat di cermin bukan aku! Itu hanya efek cahaya yg dipantulkan ke dalam kaca. Bayangan bisu yg slalu meniru gerakan kita. Bayangan semu yg mencuri tingkah kita. Itu bukan kita, bukan aku, dan bukan kau.
Aku tak bisa melihat dirisendiri. Kau tak bisa melihat dirimu sendiri.

Hidup Seperti Air Mengalir


Kata orang "biarkan hidup kita seperti air yang mengalir". Apakah maksudnya kita hidup mengikuti kehendak orang lain? Mengikuti alur orang lain? Apakah kita seperti orang yang tidak punya pendirian yang selalu membiarkan orang lain mengatur hidup kita? Dan kita masih tetap mengikuti aliran air yang membawa kita entah kemana. Tak bisa melawan arus dan terus mengalir, bahkan saat menabrak batu-batu kali tapi masih tetap mengikuti arus? 
Ketika sampai dimuara, lalu berdiam diri tak tau akan menjadi air laut atau air tawar? Ketika menjadi air tawar hanya bisa berdiam. Ketika menjadi air laut, menjadi orang yang tak tau arah terombang ambing kesana kemari. Ketika berada di pantai. Tak mampu meraih tepian. Maka slamanya terombang ambing. Seperti itukah?

Wednesday, February 6, 2013

Alergi Telur

Kejadian ini aku alami waktu kelas 9 SMP.

Setiap habis makan telur, aku msti langsung bisulan, jerawatan atau yg sejenisnya. Mgkn karna alergi.

Waktu itu, seperti biasa. Karena makan telur. Besoknya aku bisulan. Sialnya aku bisulan dipantat. Wktu dikelas, kalau duduk aku agak miring, cz sakit banget. T.T

Waktu istirahat. Aku keluar kelas sama Rizka, teman akrabku, kami mau pergi ke kantin. Karena buat jalan agak sakit. Jdi aku jalan hati hati banget, takut kesenggol rizka.

Uang Palsu


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2azGVsKFcmeSE5bU_a2giTnH3T9ENqN7p4n_VA7ch3MDwhJla8lRhMBi5B1O8PdhqJMBT6A_do2OPUZ90M-vontOJm4wMFVneTSUkp_tPEAS3P-fH3j-zAj44crb2p4PmgzSspOd-EyS1/s400/Scan+Rp+50000a+Th+2005.GIF
Sebenarnya ini cerita sudah lama. Tepatnya wktu aku kelas 6SD, hari sabtu skitar jam 2 siang.

Waktu itu ibuku menyuruhku beli rujak di warung dpan balai desa dan memberiku selembar uang Rp.50.000.
Dgn segera, ku ajak adikq dan q bonceng, sambil mengayuh sepeda mini.

Sampainya di warung, saat menunggu penjual rujak membuat pesanan rujakq. Iseng2 aku ambil uang Rp.50.000 itu dari sakuku. Aku perhatikan uang itu. Aku sangat merasa aneh waktu kulihat gambr yg menurtku agak janggal. Tanda airnya aneh. Pdhal tanda air ddlam uang biasanya cuma trlihat kalau diterawang. Tpi gambr itu trlhat jelas dan yg aneh, gambarnya seperti di tip-ex. Aku mikirnya. Ada orang iseng yg sengaja nip-ex tanda airnya.

Bakpao Rasa Bawang Prei

Waktu itu aku saat di depan teras. Aku lihat penjual bakpao. Lalu aku panggl penjual bakpaonya. Trus penjual itu datang.

"Penjual: beli bakpao rasa apa?
"Saya: adanya rasa apa?
"Penjual: ada kacang ijo, kacang tanah, strawbery, coklat, ayam.
"Saya: saya beli yang rasa ayam 2.

Segera sama si penjual dibungkuskan bakpao rasa ayam. Dan diberikannya kepada ku. Kemudian aku membayarnya.